Rasa Asa dan Doa

image

Sapaan rembulan yang menggetarkan jiwa,

tersenyum dan memendarkan cahaya kala malam

. Tiada yang istimewa, tetapi ia telah menyentuh relung rasa.

Menghangatkan jiwa untuk terus mengejar asa.

Yang tak lupa kusebut dalam bait-bait doá yang terlantun

 

Yogyakarta dirembang fajar, 20 Juni 2016

 

Advertisements

Ayam Kampung Unggul Sawung Agung

Mau cerita saja, sejak mutasi kerja ke Sleman, saya -pengen sekali punya binatang piaraan, banyak  alternatif sebenarnya, saya cuma pengen kelinci, tapi keinginan saya tidak pernah terwujud. Puluhan kali saya merayu bapak, puluhan kali pula ditolak. Alasan penolakannya antara lain :
#siapa yang mau kasih makan
#nanti menggali halaman
#kelinci binatang rewel, gampang korengan
#pipisnya bau
#eeknya jijay kayak eek tikus
Dll
Saking bosennya ngerayu dan ditolak, saya milih diam, daripada harus selalu ribut. Hingga suatu hari 2 teman sebelah meja di kantor cerita tentang ayam kampung unggul, penasaran juga, ditambah lagi, penampilan ayamnya setelah dewasa mirip ayam ayam di Video Dokumenter Keluarga Dervaes.  Ya sudah, sayapun ketularan mereka, ikut-ikutan miara ayam kampung, tidak tanggung-tanggung, 50 ekor. Sekarang sudah 1 bulan saya memiliki 50 ayam, tetapi frekuensi saya memberi makan bisa dihitung jari, selebihnya Bapak yang kasih makan, membersihkan kandang pun saya tak pernah, semuanya dilakukan bapak. Itung-itung mengalihkan perhatian dan pikiran bapak, biar gak kangen ibu terus, 🙂

image

image

image

Ceritaku Belajar Decoupage

Sekitar satu bulan lalu, saya melihat seorang teman membagikan postingan tentang decoupage lengkap link tentang apa itu decoupage. Setelah membaca saya jadi penasaran, syaa mencari bagaimana cara membuat decoupage di youtube, saya melihat berulang-ulang  beberapa video, sampai saya memberanikan diri untuk membuat decoupage sendiri.  Project pertama saya, saya lakukan diatas kayu ema , lalu telenan, dan kanvas, setelah merasa cukup percaya diri, saya kemudian membuat decoupage pada tas pandan, dan begitu jadi, langsung ada yang berminat untuk membeli,Alhamdulillah.

image

image

image

image
Enter a caption

Membuat Cendol sendiri

Sudah hari ke 10 ramadan dan masih belum tergoda untuk jajan minuman ataupun makanan penyegar yang banyak dijual orang saat ramadan begini. Alhamdulillah, masih setia dengan teh hangat, kurma dan sesekali membuat sup buah sendiri. Dan kali ini, berhubung masih punya stok tepung tapioka, tepung sagu, spirulina flakes, dan cincau hijau, saya membuag sendiri cendol untuk berbuka puasa.

image

Bahannya cukup simple :
1. Tepung tapioka 6 sendok makan
2. 2 sendok makan tepung sagu
3. 1 sendok makan spirulina flakes, diencerkan dengan 1 gelas air
4. 2 lembar daun pandan, diblender dengan segelas air dan disaring
5. 1/2 sendok teh garam
6. Gula batu, diletakkan dlm baskom berisi air

Cara membuatnya :
1.  Campur semua bahan, kecuali air es batu
2. Panaskan campuran diatas api kecil dan adum terus menerus
3. Setelah mendidih, dan larutan tepung mengental, dan berubah menjadi bening, segera angkat.
4. Masukkan dalam cetakkan, tekan bagian atas cetakan dan jatuhkan cendol ke baskom yang sudah diisi air es.
5. Diamkan selama 15 menit hingga cendol mengeras.
Cendol siap digunakan.

O ya, ini cetakan yang saya gunakan, kebetulan kemarin jalan-jalan ke supermarket dekat rumah dan saya menemukan alat ini, hasil cendolnya lebih bagus daripada dengan cetakan panci alumunium berlubang, harganya juga lumayan murah 🙂

image

Dan sepertinya kedepan akan lebih banyak lagi eksperimen pembuatan cendol yang akan saya lakukan 😆😅

Autopot dari Kotak Susu (Autopot using milk carton package)

Seringkali kita harus meninggalkan rumah beberapa hari dan tidak ada orang yang kita percaya untuk menyiram tanaman kita, sementara tanaman terutama yang masih kecil memerlukan penyiraman yang rutin.kita dapat mengakalinya dengan membuat autoirrigation sederhana dengan memanfaatkan barang bekas disekitar kita. dalam postingan ini, saya membuat tahap demi tahap bagaimana membuat autoirrigation untuk semaian tanaman.

sometime we have to leave home for few days and no people we can ask for watering our plants , while the plants need water everyday . we can make simple autoirrigation by utilizing unused things around us. this post show you how to make  simple autoirrigation step by step

Prinsip dasar autoirrigation adalah dengan mempertahankan kelembaban disekitar media tanam dalam waktu lebih dari dua hari. disini saya hanya menggunakan kotak bekas susu dan gelas air mineral.
image

Autoirrigation basic principle is to keep moisture around the planting media in more than two days . 

 

kotak susu diberi lubang seukuran sesuai dengan diameter bagian tengah gelas air mineral, diisi air dan siap untuk digunakan. begitu simple dan mudah bukan.

Make holes in one side of the box, put the mineral water glass , fill the bottom of box with water, and DONE, so simple.

Ngaglik-20130910-00397

Ngaglik-20131003-00519

Ngaglik-20131014-00551

Ngaglik-20140206-01055

IMG-20131128-00748