Hemat Pangkal Kaya (Katanya)

image

Belakangan ini saya punya kebiasaan baru yaitu Mêmêt (menghitung segala sesuatu sampai detail) terutama masalah keuangan untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari makanan, biaya laundry, listrik, urusan sosial, jalan-jalan sampai urusan rokok bapak. Kalau dulu cukup dengan mengalokasikan sekian ribu untuk hidup seminggu, cukup tidak cukup, jadi sering sekali foya-foya di awal minggu, puasa di akhir minggu, sekarang harus memikirkan kesetabilan stok makanan dan cash money untuk kebutuhan fisik dan sosial lainnya ☺
Khusus untuk makanan, akhir-akhir ini setiap pengen jajan, pasti kepikiran bapak seorang dirumah, saya jajan enak diluar, bapak makan seadanya dan bergantung pada masakan saya.
Misal saya jajan 25 ribu seorang diri, sekali makan, saya langsung mikir, 25 ribu bisa saya belikan bahan lauk, buah untuk makan, sayur ambil dikebun sebagian, beras tinggal ambil di gudang, saya dan bapak bisa makan 3 kali . Walhasil, saya jadi lumayan mengurangi frekwensi makan diluar akhir-akhir ini. Bahkan kalau pagi, saya selalu menyiapkan bekal untuk dimakan di kantor, jauh lebih sesuai selera, tambah lebih ngirit lagi. Hemat Pangkal Kaya (katanya) karena pada kenyataannya, satu sisi dihemat, sisi lain, ketika punya sedikit kelebihan, masuk tabungan, kemudian akan berpikir ingin beli ini, itu, termasuk baju, sepatu, jam, motor, pengen jalan-jalan, liburan , … ah ya sutralah… yang penting masih ingat nabung untuk persiapan jika harinya tiba, bekal hidup didunia dan kalau bisa juga untuk di akhirat, buat sekolah anak-anak, buat beli isi rumah hahahha:D

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s