Selimut Jahitan Tanganku

image

Satu dua minggu belakangan saya lagi rajin beberes, memilah barang, dan pakaian agar mudah mencari saat dibutuhkan. Saya mendapati beberapa benda yang bernilai sejarah bagi kehidupan saya, diantaranya 4 selimut ini. Umur selimut  mungkin sekitar  6-7  tahunan. Saya buat ketika 5 tahun merantau di Makassar. Semua selimut ini 2 in 1. katun berlapis kain panas yang lembut, dan semuanya saya jahit dengan tangan.ketika musim panas, bagian sisi kain katun dibagian dalam, sebaliknya, saat musim dingin, kain panas di sisi dalam. Pengerjaan satu selimut bisa sampai satu bulan, karena saya hanya menjahitnya dengan tangan saat sepulang kerja atau waktu libur.
Sebenarnya kalau dipikir-pikir, ngapain susah susah njahit, beli sangat murah, tetapi disini saya lebih menghargai proses pembuatannya,perjuangannya, bahkan sampai sekarang, semuanya masih bisa digunakan dan tetap nyaman.
Kalau diingat, mungkin konyol, kesepian di kamar kost, mati gaya karena ndak ada kegiatan, ujung ujungnya melakukan apa saja, termasuk menjahit selimut-selimut ini. Sekarang jadi benda kenangan betapa ngiritnya hidup saya waktu itu, bahkan pengen punya selimut aja beli kain dan dijahit sediri, wkwkwk.
Ketika selimut-selimut itu saya bawa pulang ke Jogja, Alm. ibu sama Alm. Mbah Kerto (nenek yang mengasuh bapak wKtu kecil) sampai berkaca-kaca, kok ya kuat-kuate njahit tangan 4 selimut sekaligus. Iya juga sih, sekarang mana sanggup saya menjahit selimut tanpa bantuan mesin, kalaupun sanggup pasti butuh waktu jauh lebih lama, hihihi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s